Lombok Mirah Sasak Adi Menuju Nusantara Jaya - Mahasanti Puja 2019


SANISCARA
Lombok Mirah Sasak Adi Menuju Nusantara Jaya

Lombok Mirah Sasak Adi termuat dalam salah satu Pupuh atau Ayat dari kakawin Nagarakretagama karya Mpu Prapanca, sebuah kitab yang memuat tentang kekuasaan dan pemerintahaan kerajaan Majapahit. 
Berikut ini adalah terjemahan Pupuh ke 12 dan 13 dari Nagarakertagama :
“Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan, paling dulu Melayu, Jambi, Palembang, Toba dan Darmasraya. Pun ikut juga disebut daerah Kandis, Kahwas, Minangkabau, Siak, Rokan, Kampar dan Pane Kampe, Haru serta Mandailing, Tamihang, negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri, Batan, Lampung dan juga Barus. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan, Sampit, Kota Ungga, Kota Waringin, Sambas, Lawai ikut tersebut. Kadandangan, Landa, Samadang dan Tirem tak terlupakan. Sedu, Barune, Kalka, Saludung, Solot dan juga Pasir Barito, Sawaku, Tabalung, ikut juga Tanjung Kutei. Malano tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura.
Di Hujung Medini, Pahang yang disebut paling dahulu. Berikut Langkasuka, Saimwang, Kelantan serta Trengganu Johor, Paka, Muar, Dungun, Tumasik, Kelang serta Kedah Jerai, Kanjapiniran, semua sudah lama terhimpun. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. Gurun serta Sukun, Taliwang, pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api, Bima. Seram, Hutan Kendali sekaligus. Pulau Gurun, yang juga biasa disebut Lombok Mirah dengan daerah Makmur (adi) Sasak diperintah seluruhnya. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Tersebut pula pulau-pulau Makasar, Buton, Banggawi, Kunir, Galian serta Salayar, Sumba, Solot, Muar. Lagi pula Wanda (n), Ambon atau pulau Maluku, Wanin, Seran, Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura, begitu pun Darmanagari Marutma. Rajapura begitu juga Singasagari Campa, Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat.”

Kata "lombok" dalam bahasa kawi berarti lurus, apa adanya, jujur, "Mirah" berarti permata, indah, menawan, makmur "sasak" berarti kenyataan dan "adi" artinya mulia, yang baik atau yang utama. Maka, Lombok Mirah Sasak Adi berarti “ keluhuran hati yang jujur apa adanya akan menghasilkan makna nyata keindahan dan kemuliaan”.

“Lombok Mirah Sasak Adi”  ini amatlah luhur untuk dijadikan sebagai pandangan hidup dan nilai-nilai tradisi yang akan menuntun ke arah kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Suku Sasak dan siapapun yang tinggal didalamnya. 

“Lombok Mirah Sasak Adi”  adalah budaya adiluhung yang berpengaruh besar terhadap pembentukan sikap, watak, dan prinsip hidup masyarakat Lombok. Penghayatan dan semangat kejujuran dan hati yang lurus sudah pasti akan membawa kita pada indahnya kehidupan berbalut kemuliaan.

“Lombok Mirah Sasak Adi”  sarat dengan nilai kearifan lokal aseli Nusantara yang sangat tinggi nilainya, yang mampu menumbuhkan kembali jati diri masyarakat Indonesia yang luhur, berhati mulia, lurus apa adanya, yang akan membawa Indonesia menuju kemuliaan dan kemakmuran, menuju Kejayaan Nusantara. 

Veda Poshana Ashram Bangkit Dari Lombok, dengan membawa serta falsafah leluhur adiluhung Lombok Mirah Sasak Adi  sebagai dasar pijakan menjunjung kesucian Ilmu Pengetahuan Veda tanpa batas dan tanpa akhir.
Veda Poshana Ashram akan membawa kemuliaan Lombok Mirah Sasak Adi ke pelosok negeri, untuk mengingatkan para punggawa negeri ini bahwa para leluhur Nusantara kita bukanlah manusia biasa-biasa saja, bukanlah para pecundang, bukanlah para pengikut, melainkan para pemimpin, para perintis, para arif bijaksana. Kebijaksanaan dan kemuliaan para leluhur Nusantara kita yang adiluhung mestilah kita lestarikan demi kejayaan NKRI – Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dari Lombok Menuju Nusantara Jaya …………..

Sebagai penutup dari Sang Sadhu
Shrii Bhraja Ganaachakra
OM TAT SAT

Download Buku Mahasanti Puja XI

halaman sebelumnya                                 

Blog, Updated at: Desember 10, 2019

0 komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Buku VPA

Harga Rp 100.000 Harga Rp 50.000

Pemesanan silahkan KLIK DISINI
Bank BNI No 0864571776 an VPA Cabang Lombok

vedaposhana.ashram@gmail.com


  


TRI SANDHYA




https://www.ichintb.or.id/p/blog-page_56.html

Pusat Belajar Sansekerta

Bahasa Sansekerta adalah Bahasa Weda sebagai sumber dari segala sumber ilmu. Sebagai Umat Hindu sudah saatnya mengetahui dan memahami isi Kitab Suci Weda dengan belajar Bahasa Sansekerta
Ayo Belajar Bahasa Sansekerta