Gītā-jayanti - Mahasanti Puja 2019


BRIHASPATI
Gītā-jayanti

Gita Jayanti adalah hari perayaan disabdakannya Bhagavad Gita, oleh Sri Krishna kepada Arjuna di medan perang Kurukstra, India, sekitar 5.120 tahun silam. Gita Jayanti jatuh pada hari Shukla Ekadashi yaitu 11 hari setelah bulan baru Margashirsha (sekitar November-Desember).

Disabdakannya kembali Bhagavad Gita bermula dari perselisihan dalam keluarga besar dinasti Kuru yaitu antara pihak Pandawa dan Kaurawa yang berujung perang besar Bharatayudha. Atas dasar cinta dan kasih sayang kepada Arjuna, Shri Krsna bersedia untuk berada dipihak Pandawa dengan menjadi kusir kereta Arjuna. Sesaat sebelum perang dimulai, hati Arjuna diliputi dengan kesedihan karena harus bertempur melawan kerabat keluarganya sendiri. Semangat juang Arjuna menghilang dan dia menjadi sangat lemah dan tidak mau bertempur, tidak ingin menjalankan tugas kewajibannya sebagai seorang Ksatrya untuk bertempur di medan perang. Dikarenakan perubahan didalam hatinya, Arjuna dipenuhi dengan rasa kecewa, kemudian dia berpaling kepada  sahabatnya, Shri Krishna, untuk memohon petunjuk apa yang seharusnya dia lakukan. 

Shri Krishna menyampaikan pengetahuan rohani kepada Arjuna di medan perang Kurukshetra, tepat sesaat perang besar itu akan segara dimulai, tepat disaat kegundahan, kekecewaan, kesedihan mendalam, kebingungan, kekalutan hati Sang Arjuna. Yang pada akhirnya pengetahuan tersebut mampu menghilangkan segala keraguan, kebingungan, kekecewaan serta ilusi yang muncul dalam diri Arjuna dan kemudian mengembalikan segala kecerdasan, kekuatan, semangat dan kejayaan Arjuna. Pengetahuan mulia itu dikenal sebagai raja segala pengetahuan, tidak hanya dimaksudkan untuk Arjuna pada saat itu saja tetapi juga ditujukan untuk seluruh umat manusia pada masa-masa berikutnya, dalam usaha untuk memberi pemahaman akan arti penting tujuan sejati kehidupan, mengenali jati diri kita yang sebenarnya, siapa itu Tuhan dan apa hubungan sejati antara kita dengan Tuhan. Dan juga menunjukkan jalan penyerahan diri dan pengabdian rohani kepada Tuhan. Nasihat dan ajaran rohani Shri Krishna kepada Arjuna itu kemudian dicatat oleh Rsi Vyasadewa menjadi sebuah buku atau ajaran yang dikenal sebagai “Bhagavad Gita”.

Sebagaimana diuraikan dalam Gita-Mahatmya, jika sesorang mengikuti dengan benar ajaran-ajaran yang disampaikan didalam Bhagavad Gita, maka dia bisa terbebas dari segala kecemasan dan penderitaan hidup dan pada akhir kehidupannya bisa mencapai pembebasan dari perputaran kelahiran dan kematian yang dialami oleh semua mahkluk di dunia material ini.

Perayaan Gita Jayanti ini dilaksanakan diseluruh dunia sebagai salah satu hari yang penuh dengan kemujuran khususnya bagi meraka yang mengikuti ajaran Sanatana Dharma (Dharma dan ajaran yang sudah ada sejak jutaan tahun silam), yang menjadikan Bhagavad gita sebagai acuan dan penuntun hidup yang bersifat ilmiah dan praktis, untuk mengatasi segala masalah, kecemasan, kebingungan semua orang dalam kehidupannya.

Bhagavad Gita disabdakan kembali di Kuruksetra, salah satu tempat suci sejak jaman yang sangat lampau, dan sampai saat ini masih ada dan bisa dikunjungi, tempatnya sekitar 190 km ke arah utara ibu kota India, New Delhi.
Disuatu tempat yang bernama Jyotisar Tirtha di Kurusketra ini, terdapat sebuah monumen dimana Sri Krsna sebagai kusir kereta Arjuna (Parthasarati) dan Arjuna sedang duduk di atas kereta tersebut. Dinyatakan oleh penduduk setempat bahwa salah satu pohon besar yang tumbuh disamping monumen tersebut adalah satu-satunya pohon yang hidup dari sejak jaman purba, sebagai saksi sejarah bahwa di tempat tersebutlah tepatnya Bhagavad Gita itu disabdakan 5.000 tahun yang lalu.

Di masa kini dan masa-masa selanjutnya, kita sebagai generasi penerus dan pewaris Veda akan senantiasa menggemakan Gita Jayanti sebagaimana yang dirayakan juga di Pura Wana Giri Prako, Suranadi, Lombok Barat pada tanggal 21 Desember 2019, sebagai salah satu untaian indah Mahasanti Puja Ke XI dari kerjasama penuh persaudaraan dan kasih sayang Veda Poshana Ashram dengan Sri Gaura Candra Ashram.

Download Buku Mahasanti Puja XI

halaman sebelumnya                                                               halaman berikutnya>

Blog, Updated at: Desember 10, 2019

0 komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Buku VPA

Harga Rp 100.000 Harga Rp 50.000

Pemesanan silahkan KLIK DISINI
Bank BNI No 0864571776 an VPA Cabang Lombok

vedaposhana.ashram@gmail.com


  


TRI SANDHYA




https://www.ichintb.or.id/p/blog-page_56.html

Pusat Belajar Sansekerta

Bahasa Sansekerta adalah Bahasa Weda sebagai sumber dari segala sumber ilmu. Sebagai Umat Hindu sudah saatnya mengetahui dan memahami isi Kitab Suci Weda dengan belajar Bahasa Sansekerta
Ayo Belajar Bahasa Sansekerta