Cara Sederhana Dan Mudah Merasakan Hadirnya Tuhan Dalam Keseharian BG.VII. 8-10

Posted by


Banyak cara, banyak ritual, banyak upaya sudah kita lakukan untuk memuja Tuhan tetapi masih sedikit dapat merasakan hadirnya Tuhan dalam setiap Ritual. Upacara Agama cenderung berjalan sebagai Ritual dan aktivitas sosial biasa. Selesai upacara yang dirasa hanyalah rasa "plong" karena kewajibannya sudah terlaksana. Bagaimana meningkatkan kualitas Upacara hingga sampai pada merasakan hadirnya Tuhan karena Ngerti dan Nglakoni. 

Untuk merasakan Tuhan hadir dalam keseharian cukup sederhana.
1. Raso ham apsu: Aku adalah rasa dalam air. Nunaslah Tirta setiap hari atau
ambil segelas air putih taruh di tempat sembahyang. Sembahyanglah terlebih dahulu dengan khusuk. Setelah tenang dimana suasana bathin terasa damai minum pelan2 air putih tadi. Rasakan segarnya rasa air sebagai Tuhan hadir dan mengalir di dalam tubuh kita. Niscaya kita akan sehat, segar dan bugar.

2. Prbhasmi sasi suryayoh: Aku adalah cahaya Matahari dan Bulan.
Di pagi hari cari tempat yang nyaman dan tenang di luar rumah. Usahakan cahaya matahari menerpa tubuh kita. Pejamkan mata lalu konsentrasi. Rasakan dalam2 hangatnya sinar matahari sebagai kehadiran Tuhan dalam diri kita. Lakukan ini berulang ulang niscaya kita akan sehat bahagia dalam lindunganNya.
Di malam hari sewaktu bulan purnama lakukan hal yang sama sebagai wujud menerima hadirnya Tuhan.

3. Pranavah sarva vedesu:Aku adalah suku kata OM dalam mantra2 Veda. Ucapkan pranawa OM setiap saat anda ingat setiap saat anda bisa maka Tuhan pasti hadir memberi perlindungan dan kekuatan. Gunakan liontin perhiasan bertuliskan Om kara yang selalu akan memberi kekuatan.

4. Sabda khe: suara di angkasa. Gemuruh di angkasa Suara petir di angkasa adalah wujud hadirnya Tuhan setiap saat. Pada saat terdengar sambut dengan ucapan OM.

5. Punyo gandhah prthivyam: bau harumnya tanah. Pergilah di tempat terbuka cari lahan tanah kosong. Duduk dengan tenang konsentrasikan pikiran lalu sujud cium ke tanah. Rasakan bau harumnya tanah sebagai wujud hadirnya Tuhan. Dapat juga dengan cara Ambil tanah asli yang bersih sekepal taruh pada alas lalu konsentrasikan pikiran sambil mencium bau harumnya tanah.

6. Tejas casmi vibhavasau: Aku adalah panasnya api. Di tempat sembahyang nyalakan dupa dipa lilin atau pasepan lalu rasakan panasnya api sebagai hadirnya Tuhan. Di dapur sambil memasak juga bisa dilakukan dengan cara merasakan panasnya api kompor sebagai kehadiran Tuhan yang mematangkan dan memberi energi semua makanan yang kita masak. Sambil masak sambil berdoa dalam hati sambil merasakan hadirnya Tuhan di hadapan kita mengalir merasuk dalam makanan yang kita olah dan ibu2 sajikan untuk anak2 dan suami. 

Selamat Membaca
Semoga Shanti dan memberi manfaat.

Namaste


Ki Panji


Blog, Updated at: Oktober 18, 2019

0 komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Buku VPA

Harga Rp 100.000 Harga Rp 50.000

Pemesanan silahkan KLIK DISINI
Bank BNI No 0864571776 an VPA Cabang Lombok

vedaposhana.ashram@gmail.com


  


TRI SANDHYA




https://www.ichintb.or.id/p/blog-page_56.html

Pusat Belajar Sansekerta

Bahasa Sansekerta adalah Bahasa Weda sebagai sumber dari segala sumber ilmu. Sebagai Umat Hindu sudah saatnya mengetahui dan memahami isi Kitab Suci Weda dengan belajar Bahasa Sansekerta
Ayo Belajar Bahasa Sansekerta